iden
Get Adobe Flash player

Narkoba
Typography
DELIK POS • NARKOBA - Petugas sipir Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Tanjungbalai Karimun Kepulauan Riau berinisial J ditangkap anggota Satnarkoba Polres Karimun karena menyimpan dua paket narkoba jenis sabu-sabu. Ia digarap di kawasan Wonosari RT/RW 01/07 Kelurahan Baran, Barat Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Selasa (29/9) lalu. 

Sipir tersebut merupakan jaringan kartel dua bandar besar narkoba berinisial A dan N yang saat ini sudah meringkuk di Lapas Batam dan Rutan Karimun. Terungkapnya J masuk dalam sindikat narkoba setelah polisi mengecek transaksi yang dilakukannya via handphonenya. Dalam transaksi itu, terdapat nama A dan N.

"Selain mengamankan barang bukti sabu-sabu, polisi juga berhasil mengamankan puluhan cas handphone di rumahnya. Cas handphone itu diduga disewakan kepada penghuni Rutan. Itu diketahui, dari beberapa cas handphone terdapat nomor yang diduga sebagai nomor kamar yang ada di Rutan Karimun," ungkap Kapolres Karimun AKBP I Made Suka Wijaya dalam keterangan pers, Kamis (15/10).

Selain J, anggota Satnarkoba Polres Karimun juga mengamankan enam tersangka kasus narkoba lainnya. Mereka ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda. Satu dari enam tersangka itu seorang perempuan berinisial YN. Perempuan tersebut ditangkap di Jalan Kuda Laut, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Rabu (30/9) lalu.

Perempuan ini bertubuh mungil dengan rambut lurus panjang hingga sampai ke pinggul. Hampir sekujur tubuhnya dipenuhi tato, mulai dari lengan kiri, lengan kanan, serta kedua kakinya. YN ditangkap karena, dua rekannya yakni RS dan EA sudah ditangkap duluan di lokasi berbeda. Keduanya mengaku mendapat barang haram itu dari YN.

"Dari tangan YN, kami berhasil menyita uang tunai sekitar Rp400 ribu yang diduga berasal dari hasil penjualan sabu-sabu. Selain itu, dari dalam kamarnya, kami juga berhasil mengamankan satu buah bong sebagai alat hisap sabu. Diduga, kamar tersebut selama ini digunakan sebagai lokasi pesta narkoba," jelas Kapolres.

Di tempat yang sama, Kapolres juga mengekspos penangkapan dua tersangka narkoba lainnya masing-masing berinisial DY dan SP. Kedua tersangka ini menyimpan tiga paket sabu berukuran besar dan kecil, Selasa (29/9) lalu.

Awalnya, polisi menangkap DY saat berada di rumahnya di Jalan Haji Arab, Puakang, Tanjungbalai Karimun. Ditangannya, polisi berhasil menyita 2 paket besar dan 2 paket kecil sabu-sabu.

Setelah dikembangkan, DY mengaku kalau barang haram itu diperolehnya dari tangan SP. Polisi kemudian menangkap SP di rumahnya di Kampung Padi, Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral. Dari tangan SP polisi menyita satu paket besar sabu-sabu. Keduanya langsung digiring ke Mapolres Karimun.

Kemudian, pada Minggu (11/10) sekitar pukul 16.00 WIB lalu, anggota Satnarkoba Polres Karimun juga mengamankan RD yang juga diduga menyimpan 5 paket  sabu-sabu. Tersangka ditangkap rumahnya di Kampung Harapan, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing. Barang haram tersebut ditemukan di dapur rumahnya.

"Ketujuh orang tersangka saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik. Mereka diduga telah melanggar Pasal 114 dan pasal 112 UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman 4 tahun penjara hingga 20 tahun penjara atau denda Rp800 juta  hingga Rp10 miliar,"  ulas Kapolres Karimun AKBP I Made Suka Wijaya. HK

Apresiasikan Berita

Komentar

:
Google-adsense-logo-125.png

BULETIN POPULER