iden
Get Adobe Flash player

Jatanras
Typography
DELIK POS • MEDAN - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Asahan berhasil mengungkap pengoplos gas elpiji subsidi 3 kilogram ke gas non subsidi tabung 12 kg dan mengamankan 2 tersangka Ulan (33) dan Adit (29) beserta puluhan tabung gas serta alat pengoplos, Rabu (23/9).

Pelaku tindak pidana dugaan pengoplosan elpiji bersubsidi bakal dijerat dengan undang-undang ekonomi tentang minyak dan gas dan UU konsumen.

"Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pidana," kata Waka Polres Asahan, Kompol D Purba, di Polres Asahan saat gelar press release.

Waka Polres yang didampingi Kasat Reskrim Polres, AKP A. Siringoringo menjelaskan penangkapan dilakukan di rumah tersangka Ulan (33) Jalan Sei Silau, Kelurahan Tebing Kisaran, Kabupaten Asahan.

“Terungkapnya praktik pengoplos gas subsidi ini berkat informasi dari masyarakat sehingga kita dapat menindaknya secara cepat,“ kata Purba.

Terkait dengan keterlibatan pihak lain, seperti pangkalan atau agen, Waka Polres mengatakan pihaknya akan terus mengembagkan penyelidikan. “ Pengkauan tersangka praktik pengoplosan elpiji baru saja dilakukan, namun kita tidak percaya begitu saja, kita akan telusuri kepihak lain,"  bentang Waka Polres.

Selain memaparkan kasus pengoplos gas subsidi, Waka Polres juga memaparkan kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) yang dilakukan oleh tiga tersangka. Dengan modus membongkar rumah lalu mengambil sepeda motor. PK

Apresiasikan Berita

Komentar

:
Google-adsense-logo-125.png

BULETIN POPULER