iden
Get Adobe Flash player

Jatanras
Typography

Kapolsekta Karimun, Kompol Wisnu Edhi S (kedua), dalam keterangan rilisnya di Mapolsekta Tanjung Balai Karimun. 

DELIK POS • KARIMUN - Dua spesialis pencuri barang-barang pedagang K5 di Jalan Nusantara, mendekam dibalik jeruji besi setelah ditangkap Satuan Reskrim, Unit Jatanras Polsekta Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

Korban Samsul Bahri(49), melaporkan kejadian pencurian dagangannya ke Mapolsekta Karimun dengan laporan polisi LP-B/29/V/2016 pada 6 Mei 2016 baru-baru ini, berikut kerugian yang dialaminya.

Menurut keterangan Kapolsekta Tanjung Balai Karimun, Kompol Wisnu Edhi S, Kejadian berawal ketika korban bernama Samsul Bahri mengeluarkan gerobak daganganya, Senin (6/5) sekira pukul 04.00 Wib, melihat gerobaknya rusak, setelah dicek ternyata barang daganganya berupa topi 8 kodi, ikat pinggang 6 kodi, 3 unit tas, gantungan kunci dan 6 helai sebo sudah tidak ada lagi. Sementara kerugian Korban ditafsir senilai 7 juta rupiah.

"Barang bukti yang ditemui dari tersangka RS yaitu 11 buah topi, sebuah ikat pinggang, 16 buah gantungan kunci dan uang sisa hasil penjualan senilai Rp 116 ribu," jelas Wisnu di Tanjung Balai Karimun, Selasa.

Adapun tersangka dalam kasus tersebut sebanyak dua orang, lanjut Wisnu, masing-masing berinisial RS(19) dan MS(15), "Sebelumnya kedua tersangka pernah melakukan aksinya, namun tidak ada yang melapor karena kerugian yang dialami tidak begitu banyak," tambah dia.

Olah pengembangan Unit Jatanras Polsekta Karimun, berhasil meringkus kedua tersangka, Minggu (8/5) sekira pukul 11.00 wib di Jalan Nusantara di persimpangan Pelabuhan KPK. Keduanya dijerat oleh penyidik dengan pasal 362 KUHP, ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun. [br]

 

 

   

 

Apresiasikan Berita

Komentar

:
Google-adsense-logo-125.png

BULETIN POPULER