iden
Get Adobe Flash player

Regional
Typography

Pelabuhan bongkar muat Parit Rampak, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Foto: Al Bustomi)

DELIK POS ● KARIMUN - Direktur Utama Badan Urusan Kepelabuhanan (BUP) Karimun, Indrawan Susanto memastikan, akhir 2017 kapal dengan GT 2000 sudah bisa bersandar di pelabuhan bongkar muat Parit Rampak Tanjung Balai Karimun.

Pernyataan tersebut disampaikan Susanto setelah BUP menyelesaikan pembangunan Breating Dolphin, Hal ini diharapkan dapat memaksimalkan pelabuhan Parit Rampak sebagai pelabuhan bongkar muat di Karimun.

"Awalnya kita cuma bisa disandari kapal dengan GT 600, namun dengan selesainya pembangunan breating dolphin saat ini kapal dengan GT 2000 sudah bisa bersandar di Parit Rampak. Kita hanya nunggu izin dr Dirjen Hubungan Laut pusat, Insha Alloh akhir tahun ini sudah bisa beroperasi," jelas Susanto.

Susanto juga mengatakan untuk izin operasinya BUP berkoordinasi dengan KSOP Karimun berangkat ke Jakarta menghadap Dirjen Perhubungan Laut, untuk segera meninjau Breating Dolphin.

"saya laporkan juga ke Bupati, kita tinggal mengurus izin ke Dirjen Perhubungan Laut untuk secepatnya meninjau breating dolphin tersebut. Kita akan berkoordinasi dengan pihak KSOP Karimun,"  kata Indrawan Susanto, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (20/4/2017).

Ia menambahkan, setelah nantinya izin operasi pelabuhan bongkar muat ini keluar, pemindahan pelabuhan bongkat muat di Taman Bungan ke Parit Rempak sudah dapat dilakukan dan bisa beroperasi pada akhir tahun ini. ● albus

Apresiasikan Berita

Komentar

:
Google-adsense-logo-125.png

BULETIN POPULER