iden
Get Adobe Flash player

Regional
Typography

Bupati Karimun, Aunur Rafiq ketika menghadiri forum sosialisasi Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Karimun, Kamis (12/5). 

DELIK POS ● KARIMUN - Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Karimun merupakan sentral pelayanan dan pengembangan industri sarat teknologi. Sebagaimana dipaparkan dalam bentuk forum diskusi dan interaksi pelaku bisnis (workshop) guna membahas perizinan, investasi, perdagangan bebas dan pelabuhan bebas. 

"Melalui workshop ini dapat menyatukan dan persamaan persepsi, serta pemahaman mengenai perizinan dan investasi," kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq ketika menghadiri forum sosialisasi di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (12/5).

Kabupaten Karimun, menurut Rafiq, merupakan kawasan Perdagangan dan pelabuhan bebas sesuai dengan PP 48 tahun 2007, terdapat 160 perusahaan yang berinvestasi dalam mengurus perizinan dengan jumlah investasi Rp 22 Triliun.

"Tentu sangat diharapkan diskusi ini akan dapat memberikan kontribusi yang baik bagi badan pengusahaan kawasan," ucap Rafiq.

Diskusi yang berlangsung selama dua hari itu diikuti dalam beberapa tahapan oleh 80 peserta, terdiri dari aparatur pemerintah dan pelaku usaha perdagangan bebas.

Ditempat dan situasi yang sama, terlihat hadir dalam forum tersebut Instansi Vertikal diantaranya Kajari, Kapolres, Danlanal, Kejaksaan Negeri, Kanwil Bea dan Cukai, dan SKPD.

Istanto, selaku panitia penyelenggara mengatakan, tujuan BP Kawasan melaksanakan workshop ini agar aparatur pemerintah dan pelaku usaha dapat memahami dengan jelas. 

"Diskusi ini berinteraksi dalam bentuk pemahaman prosedural perizinan dan investasi serta perdagangan bebas dan pelabuhan bebas," ujarnya. [br]

 

 

  

 

Apresiasikan Berita

Komentar

:
Google-adsense-logo-125.png

BULETIN POPULER